oleh Haeruddin Purnawanto
Mendung menggantung di ujung senja
Laksana rumbai-rumbai tirai tua
yang tiap helainya terselip rahasia
Kucoba mencari makna cahaya terpancar
Dibibir cakrawala sayu yg meredup
Bagai pelupuk mata gadis selepas tangis
Akankah kutemukan sebuah makna yang bisa kucerna
'tuk tentramkan jiwa gundaku menjemput asa
agar sirna galau yang menghalau.
Mendung menggantung di ujung senja
Laksana rumbai-rumbai tirai tua
yang tiap helainya terselip rahasia
Kucoba mencari makna cahaya terpancar
Dibibir cakrawala sayu yg meredup
Bagai pelupuk mata gadis selepas tangis
Akankah kutemukan sebuah makna yang bisa kucerna
'tuk tentramkan jiwa gundaku menjemput asa
agar sirna galau yang menghalau.
No comments:
Post a Comment