oleh: Haeruddin Purnawanto
Setangkai angrek merunduk lesu
di pojok ruang yang pengap berdebu
renungi sisa waktu dengan risau
Ada gundah tergores diantara hasrat
adakah kebaikan yang tersurat dan tersirat
ditapak wangi dan keindahan yang terlewat
Akankah lega menyertai
kala si angrek layu terkulai
hingga semua berakhir dan usai.

No comments:
Post a Comment