REMBULAN MERINDU


Oleh Haeruddin Purnawanto
Ketika sang malam telah tiba
Rona lembayung senja memudar lalu tiada
Putri gulita hadir menyapa
Aneka rasa hinggapi jiwa

Sementara Langit begitu mempesona
Kerlip gemintang bagaikan menggoda
Sang rembulan sedang kasmaran menanti cinta
Akankah sekarang masa untuk bersua...?

Tak ada lagi yang terpikir
Semua berlalu dan tersingkir
Hanya ada rindu yang terukir
Tak perduli lagi guntur atau petir

Yang terpenting adalah hadirnya sang bintang
Menyapa rembulan yang mabuk kepayang
Dengan aroma wangi nan merangsang
Hadirkan banyu enyahkan gersang.


Bali, 09 05 2017

No comments: